CRM merupakan singkatan dari Customer Relaionship Management. Yang dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Manajemen Hubungan Pelanggan.
Selama beberapa tahun ini, istilah CRM sedang naik daun. Karena CRM menjadi strategi komprehensif bagi suatu perusahaan agar setiap proses dari daur hidup pelanggan dapat dimanfaatkan dengan optimal, dimulai dari acquisition, fulfillment, hingga retention.
Aktifitas CRM pada dasarnya bertujuan agar perusahaan dapat mengenali pelanggan secara lebih detail dan melayani mereka sesuai kebutuhannya. Secara umum, beberapa aktifitas utama dari konsep CRM adalah sebagai berikut :
- Membangun database pelanggan yang kuat
- Membuat profil dari setiap pelanggan
- Analisis dari profitabilitas dari setiap pelanggan
- Interkasi dengan pelanggan yang lebih targeted dan customize
Sebuah sistem CRM harus bisa menjalankan fungsi:
- Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting bagi pelanggan.
- Mengusung falsafah customer-oriented (customer centric)
- Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan
- Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan
- Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna
- Menangani keluhan/komplain pelanggan
- Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan
- Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.
So, dapat kita simpulkan bahwa CRM Departemen adalah suatu bagian di perusahaan yang tugasnya mengenali pelanggan secara lebih detail dan melayani mereka sesuai kebutuhannya agar dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang dan profitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap kebiasaan (behavior) pelanggan. CRM bertujuan untuk menyediakan umpan balik yang lebih efektif dan integrasi yang lebih baik dengan pengendalian return on investment (ROI) di area ini.
Sumber :
1. http://referensi.dosen.narotama.ac.id/
2. http://id.wikipedia.org/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar