Cari Blog Ini
Selasa, 14 Agustus 2012
Kisah Pencukur dan Pelanggannya
Suatu hari, kala seorang tukang cukur sedang mencukur pelanggannya, pencukur berkata “Mas, saya tidak percaya dengan adanya Tuhan”.
Konsumen bilang “Gak ada Tuhan? Ya po? Masa?” pencukur
Si pencukur melanjutkan, “Ya menurut saya sih. Lihat jalan itu mas. Masih begitu banya orang yang minta2, ngemis, ngamen, juga ada beberapa yang bahkan tak punya kaki dan masih meminta2. Makanya mas, saya ga percaya sama adanya Tuhan, apalagi katanya Tuhan itu Maha Penyayang, tapi kenapa mereka tak disayang? Justru diberi kemiskinan dan kesakitan?”.
Mendengar kata-kata si tukang cukur, hati lelaki itu kemudian bergolak. Tapi ia masih diam. Pelanggan itu kemudian berkata dalam hati, “Iya juga ya, kenapa ya? Tapi Tuhan itu ada, bagaimana saya menjelaskan kepada bapak ini?”.
Dalam kegalauan hatinya, si pelangganpun meninggalkan kantor tukang cukur, sambil berdo’a agar si pencukur dapat hidayah secepatnya.
Tidak jauh dari tempat cukur, ya kurang lebih 5 meter lah, pelanggan tadi masih melihat banyaknya orang yang meminta2. Ada satu yang mencolok. Seorang pengamen dengan baju hitam, celana gaul tersobek-sobek, dan yang paling penting, rambutnya gimbal dan tak rapi.
Spontan, si pelanggan berteriak kepada pencukurnya. “Pak, pak, ternyata tukang cukur itu tidak ada!”.
Tukang cukur bingung dengan yang dikatakan pelanggannya tadi, diapun balas berteriak, “Hah? Maksud lo apa masbro? Lha ini loh, saya kan tukang cukur”.
Si pelanggan mendekat dan kembali ke tempat cukur, “Beneran pak, tukang cukur itu tidak ada. Bapak lihat anak funky nan gaul itu, rambutnya gimbal pak, tak rapi juga! Padahal disini sudah ada tukang cukur!”.
“Halah mas, kan itu udah jadi pilihannya, dia sendiri yang gak mau tahu ada saya disini, gak mau mendekat, ya sudah”, kata pencukur berargumen, sambil minum es teh yang baru dipesannya dari warung sebelah.
Si pelanggan membalas dengan argumennya pula, “Ow ow ow.. Gitu ya pak ya? Ya ya, saya sepakat pak. Saya jadi berfikir tentang keberadaan Tuhan yang tadi bapak katakan. Em, kalo menurut saya si Pak, Tuhan itu ada. Tuhan itu Maha Pengasih, Maha Penyayang. Hanya saja, mereka yang tidak ingin dan tidak mau mendekat pada Tuhannya. Jaman sekarang, banyak orang yang mengeluhkan atas ke-Penyayang-an Tuhan, padahal mereka belum instropeksi, apakah sudah mendekat padaNya, atau malah masih amat jauh dariNya. Dalam Al-Baqarah ayat 186 pun sudah dijelaskan loh, pak. "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran".”
Si pencukur pun tertunduk, meresapi kata-kata pelanggannya, dan dia berkata “Ya, kamu benar mas. Mungkin memang saya yang kurang mendekat padaNya”..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar