Cari Blog Ini

Senin, 04 Juni 2012

Membangun Budaya Melayani



Assalamu’alaikum…..hai..hai…hai…sahabatku, semoga kabarnya semakin sukses dan semakin bahagia.aamiin

Service excellent bagi semua perusahaan baik itu bisnis maupun non bisnis rasanya di era ini sudah menjadi sebuah tuntutan. Beberapa waktu yang lalu saya pernah nulis bahwa the real business adalah service. Mau punya product sebagus apapun kalo kualitas servicenya jelek, customer banyak yang kecewa pasti ngga akan bertahan lama. mau sedasyat apapun promosinya kalo ternyata customer kecewa pasti akan menjadi bumerang bagi perusahaan itu sendiri. iya kan..???

Nah masalahnya service tidak bisa di jadikan lipstick, customer akan kerasa mana yang benar-benar ikhlas tulus dan mana yang paksaaan. Kualitas keramahan, kualitas kesopanan, kualitas kecerdasan, penampilan dan lain-lain harus betul-betul muncul menjadi sebuah karakter. Inilah tantangannya..:) Ada yang membutuhkan waktu 5 tahun, 7 tahun atau bahkan 10 tahun untuk membangun ini semua. Banyak juga perusahaan yang investasi besar-besaran untuk membangun hal ini. Kenyataannya memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam membangun karakter melayani beberapa hal yang bisa saya resume step-stepnya antara lain:

Penerapan service excellent harus mendapatkan support atau dukungan dari semua pihak, khususnya top management sebagai pemegang kebijakan. Dukungan top management ini sekaligus sebagai model atau contoh bagi seluruh timnya dalam menerapkan service excellent. Kalau hal ini tidak mendapatkan dukungan jangan harap penerapan akan berjalan maksimal.

Buat standar yang jelas. Buatlah guidence yang jelas dan berikan contoh visualnya semua standar yang akan di terapkan. Sehingga siapapun mudah dalam mengadopsinya.

Dukung dengan edukasi yang berjenjang. Training dan pelatihan menjadi pengokoh bagi semua pihak yang akan menjalankan standar-standar yang ada.

Evaluasi secara berkala. Terus pantau pelaksanaannya, apakah sudah sesuai harapan atau belum. Buatlah goals secara bertahap. Karena penerapan service excellent membutuhkan waktu tidak bisa instan. Dalam evaluasi bisa juga terapkan kompetisi internal. sehingga menjadi stimulus bagi siapapun untuk meraih puncak tertinggi..

Sumber :
 http://www.duniaserviceonline.blogspot.com/2011/09/membangun-budaya-melayani.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar